Karhutla Di Indonesia

30 Aug 2020

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi bencana tahunan di Indonesia, terutama jika mendekati musim kemarau. Kondisi udara jadi memburuk dengan banyaknya titik karhutla, apalagi di masa pandemi virus Covid-19 seperti sekarang ini. Dilansir oleh Kompas.com, wilayah Indonesia memasuki puncak musim kemarau di bulan Agustus 2020 dan berdasarkan data dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional per tanggal 10 Agustus 2020 lalu, jumlah hotspot karhutla di Indonesia telah mencapai 9209 titik. Sebanyak 6383 diantaranya tersebar di Kalimantan Barat dan sebagian titik panas itu berada di lahan gambut.

Belum lama ini pun telah terjadi kebakaran lahan gambut di Kelurahan Tinengi, Kecamatan Tinondo, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara pada tanggal 19 Agustus 2020 yang menghanguskan area seluas 2 hektar dan belum berhasil dipadamkan akibat cuaca panas dan angin kencang.

Baca lebih lanjut: Mengatasi Karhutla Bagaimana Caranya

Karhutla di lahan gambut memang lebih berisiko ketimbang yang terjadi di tanah mineral. Pengalaman karhutla di tahun 2015 dan 2019 menunjukkan luasnya lahan dan hutan gambut yang terbakar sampai menelan korban jiwa, dan ratusan ribu orang terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), puluhan juta orang terpapar asap, hingga kerugian material mencapai ratusan triliun Rupiah, belum lagi meningkatnya emisi gas rumah kaca.

Saat mengering, gambut mudah terbakar dan menimbulkan asap tebal yang hitam. Jika sudah terlanjur terbakar, api di lahan gambut akan sulit dipadamkan karena kondisi lahan gambut yang sangat kering sampai kedalaman tertentu. Di saat-saat seperti ini, karhutla harus segera dipadamkan atau api akan menjalar dengan cepat. Menurut Ir. Herter, Kepala Balai Perlindungan Perkebunan dan Pengawasan Benih, untuk memadamkan lahan gambut para petugas pemadam perlu diperlengkapi dengan mesin pompa bertekanan tinggi berikut dengan drum penampung air, tongkat penyemprot gambut (piercing nozzle), selang bertekanan dengan panjang sekitar 100 meter, serta baju pelindung dan sarung tangan tahan api, masker penahan debu dan asap lengkap dengan sepatu boot pengaman bagi para petugas lapangan.

Herter mengatakan penggunaan perangkat pemadaman tersebut sangat efektif, ekonomis dan efisien, karena hemat air dan mampu mencapai bara api di kedalaman gambut yang terbakar (efektif untuk pemadaman kebakaran lahan gambut dengan kedalaman 2-3 meter di bawah permukaan tanah). Efisien karena peralatan yang diangkut tidak perlu banyak dan tidak terlalu berat.

Mengingat fungsinya yang sangat krusial, perangkat pemadam yang berkinerja prima menjadi andalan utama yang diperlukan untuk membantu pemadaman karhutla di Indonesia. Salah satu penyedia perangkat pemadam bekualitas tinggi yang sudah diakui kemampuan dan kinerjanya adalah PT Indosan Berkat Bersama selaku distributor tunggal pompa pemadam merk CET di Indonesia yang menyediakan berbagai jenis dan kapasitas pompa pemadam. Tersedia pula segala kelengkapan proses pemadaman lainnya. Jika Anda membutuhkan solusi pemadaman kebakaran yang efektif dan efisien, kami siap membantu Anda.

Source: 1 | 2 | 3